Senin, 18 September 2017

Pembahasan contoh soal intensitas & taraf intensitas

Dibawah ini adalah pembahasan contoh soal Intensitas dan taraf Intensitas. Intensitas dan taraf intensitas merupakan salah satu bahasan pelajaran fisika SMA kelas XII IPA. Pembahasan soal ini dapat digunakan sebagai bahan belajar untuk menghadapi Ujian disekolah, Ujian Nasional dan Ujian lainnya.
Nomor 1
Intensitas bunyi dititik P yang berjarak 3 m dari sumber bunyi adalah 10– 4watt/m2. Titik R berjarak 300 m dari sumber bunyi. Jika intensitas ambang I0 = 10– 12 watt/m2maka perbandingan taraf intensitas dititik P dan R adalah...
A. 1 : 2
B. 2 : 1
C. 2 : 3
D. 2 : 4
E. 3 : 4

Pembahasan:
Diketahui:
Rp = 3 m
Ip = 10– 4 watt/m2
RR = 300 m
Ditanya: TIp : TI= ...
Jawab:
Intensitas dan taraf intensitas
Nomor 2
Suatu titik yang berjarak 6 m dari sumber bunyi memiliki intensitas 10-4 watt/m2. Jika titik tersebut digeser mendekati sumber bunyi sejauh 3 m, maka perbandingan taraf intensitas setelah digeser dengan sebelum digeser adalah... (I0 = 10-12watt/m2dan log 4 = 0,6).
A. 3 : 2
B. 5 : 3
C. 5 : 11
D. 11 : 5
E. 43 : 40

Pembahasan:
Diketahui:
RA = 6 m
IA = 10– 4 watt/m2
RB = 6 m – 3 m = 3 m
Ditanya: TIB : TIA = ...
Jawab:
Intensitas dan taraf intensitas gelombang
Nomor 3
Intensitas bunyi mesin jahit yang sedang bekerja adalah 10−9 Wm−2. Untuk intensitas ambang bunyi 10−12Wm−2maka taraf intensitas bunyi dari 10 mesin jahit identik yang sedang bekerja adalah.....
A. 400 dB
B. 300 dB
C. 40 dB
D. 30 dB
E. 20 dB

Pembahasan:
Diketahui:
I1 = 10-9 W/m2
I0 = 10-12 W/m2
n = 10
Ditanya: TI (10 mesin) = ...
Jawab:
Pembahasan soal intensitas dan taraf intensitas
Nomor 4
Bunyi klakson sebuah sepeda motor saat dibunyikan menghasilkan taraf intensitas 40 dB, sedangkan bunyi klakson sebuah mobil saat dibunyikan menghasilkan taraf intensitas 60 dB. (Io = 10−12 W.m−2). Jika 100 klakson sepeda motor dan 10 klakson mobil serentak dibunyikan, maka perbandingan taraf intensitas sepeda motor dengan mobil adalah....
A. 5 : 6
B. 6 : 7
C. 7 : 8
D. 8 : 9
E. 9 : 10

Pembahasan:Diketahui:
TI1 motor = 40 dB
TI1 mobil = 60 dB
n motor = 100
n mobil = 10
Ditanya: TI motor : TI mobil = ...

a. Terlebih dahulu hitung TI motor.
TI motor = TI1 motor + 10 log n motor
TI motor = 40 + 10 log 100 = 40 + 10 . 2
TI motor = 60 dB

b. Menghitung TI mobil.
TI mobil = TI1 mobil + 10 log n mobil
TI mobil = 60 + 10 log 10 = 60 + 10 . 1
TI motor = 70 dB

c. Menghitung TI motor : TI mobil.
TI motor : TI mobil = 60 dB : 70 dB
TI motor : TI mobil = 6 : 7
Jawaban: C

Sabtu, 16 September 2017

Pembahasan contoh soal interferensi celah ganda

Interferensi celah ganda

Berikut ini adalah pembahasan soal-soal fisika SMA tentang difraksi celah ganda atau interferensi Young.
Interferensi celah ganda masuk ke dalam bahasan gelombang cahaya. Jadi materi ini adalah pelajaran kelas XII SMA. Pembahasan ini dapat dijadikan bahan belajar buat siswa atau siswi untuk menghadapi ulangan harian, UTS, UAS, ujian sekolah, ujian nasional dan ujian lainnya. Oke langsung saja dapat disimak pembahasannya dibawah ini. Semoga bermanfaat.

Contoh soal interferensi celah ganda nomor 1

Gambar dibawah menggambarkan percobaan Young.
Contoh soal interferensi celah ganda
Jika d adalah jarak antara dua celah, L adalah jarak layar ke celah, dan P2 adalah jarak garis terang kedua dari terang pusat, maka gelombang cahaya yang digunakan adalah...(1 Ǻ = 10-10m)
A. 3000 Ǻ
B. 4000 Ǻ
C. 5000 Ǻ
D. 5500 Ǻ
E. 6000 Ǻ

Pembahasan:

Diketahui:
d = 1 mm = 10-3 m
L = 1 m
P2= 1 mm = 10-3 m
n = 2
Ditanya: λ =...

Jawab:
Pembahasan soal interferensi celah ganda

Contoh soal interferensi celah ganda nomor 2

Gambar berikut menggambarkan diagram Young, d adalah jarak antar celah, P2 adalah garis terang orde 2. Jika panjang gelombang yang digunakan adalah 400 nm (1 nm = 10-9 m), maka jarak antar celah adalah...
Contoh soal interferensi celah ganda
A. 1,6 . 10-1 mm
B. 1,6 . 10-2 mm
C. 2,0 . 10-2 mm
D. 1,6 . 10-3 mm
E. 2,0 . 10-3 mm

Pembahasan:

Diketahui:
n = 2
θ = 300
λ = 400 nm = 400 . 10-9 m = 4 . 10-7 m
Ditanya: d = ...
Jawab:
d sin θ = n λ
d sin 300 = 2 . 4 . 10-7 m
d . ½ = 8 . 10-7m
d = 16 . 10-7 m = 1,6 . 10-3 mm
Jawaban: D

Contoh soal interferensi celah ganda nomor 3

Sebuah celah ganda disinari dengan cahaya yang panjang gelombangnya 640 nm. Sebuah layar diletakkan 1,5 m dari celah. Jika jarak kedua celah 0,24 mm maka jarak dua pita terang yang berdekatan adalah....
A. 4,0 mm
B. 6,0 mm
C. 8,0 mm
D. 9,0 mm
E. 9,6 mm

Pembahasan:

Diketahui:
λ = 640 nm = 640 . 10-9 m
d = 0,24 mm = 0,24 . 10-3 m
L = 1,5 m
Ditanya: ΔP = ...
Pembahasan soal interferensi celah ganda

Senin, 28 Agustus 2017

Contoh soal & penyelesaian UN tentang gas ideal

Dibwah adalah penyelesaian soal Ujian Nasional fisika tentang gas ideal. Penyelesaian soal ini dapat digunakan sebagai bahan belajar untuk menghadapi UN dan ujian lainnya.

Nomor 1 (UN 2016)
Pernyataan-pernyataan dibawah berkaitan dengan gas!
  1. Gas terdiri dari partikel-partikel yang disebut molekul
  2. Partikel-partikel gas bergerak dalam lintasan lurus dengan laju konstan dan gerakannya acak.
  3. Tumbukan yang terjadi antar partikel maupun dengan dinding wadah lenting sempurna.
  4. Dalam setiap gerak partikel gas tidak berlaku hukum-hukum Newton tentang gerak.
  5. Terdapat gaya tarik menarik antar partikel maupun partikel dengan dinding wadah.
Pernyataan yang sesuai dengan sifat-sifat gas ideal adalah....
A. 1, 2, 3
B. 1, 2, 5
C. 1, 4, 5
D. 2, 3, 4
E. 3, 4, 5

Pembahasan
Yang sesuai dengan sifat-sifat gas ideal adalah pernyataan nomor 1 , 2 dan 3. Pernyataan 4 dan 5 tidak sesuai dengan sifat gas ideal karena:
  • Pernyataan 4 seharunya: Dalam setiap gerak partikel gas berlaku hukum-hukum Newton tentang gerak.
  • Pernyataan 5 seharusnya: Gaya tarik-menarik antar partikel maupun partikel dengan dinding wadah diabaikan.
Jawaban: A

Nomor 2 (UN 2016)
Suatu gas ideal mula-mula menempati ruang yang volumenya V1 pada suhu T1 dan tekanan P1. Jika suhu gas menjadi 3T1 dan tekanan 5/3 P1 maka perbandingan volume gas akhir dengan volume gas mula-mula adalah...
A. 3 : 5
B. 5 : 9
C. 9 : 5
D. 9 : 15
E. 15: 9

Pembahasan
Diketahui:
T2 = 3T1
P2 = 5/3P1
Ditanya: V2 : V1
Jawab:
Berdasarkan persamaan umum gas ideal:
(P1 . V1) / T1 = (P2 . V2) / T2
Maka,
V2 : V1 = P1 . T2  : P2 . T1
V2 : V1 = P1 . 3T1 : 5/3P1 . T1
V2 : V1 = 3 : 5/3 = 9 : 5
Jawaban: C

Nomor 3 (UN 2016)
Perhatikan pernyataan berikut!.
  1. Partikel gas tidak tersebar merata dalam ruangan
  2. Lintasan partikel selalu sembarang dan teratur
  3. Tumbukan antar partikel lenting sempurna
  4. Ukuran partikel sangat kecil dibanding ruang yang ditempati.
  5. Hukum Newton berlaku untuk semua partikel gas.
Pernyataan yang tepat tentang sifat gas ideal adalah...
A. 1, 2, 3
B. 1, 3, 5
C. 2, 3, 4
D. 2, 4, 5
E. 3, 4, 5

Pembahasan
Pernyataan yang benar adalah nomor 3, 4, dan 5.
Jawaban: E

Nomor 4 (UN 2016)
Gas ideal dalam ruang tertutup bertekanan P mengalami kenaikan tekanan menjadi 5/4 P dan volumenya dari V menjadi 2V. Perbandingan suhu gas sebelum dan sesudah mengalami perubahan adalah....
A. 1 : 2
B. 2 : 1
C. 2 : 5
D. 5 : 2
E. 5 : 4

Pembahasan
Diketahui:
P1 = P
P2 = 5/4 P
V1 = V
V2 = 2 V
Ditanya T1 : T2
Jawab:
Perdasarkan persamaan umum gas ideal:
P1 . V1 / T1 = P2 . V2 / T2
T1 : T2 = P1 . V1 : P2 . V2
T1 : T2 = P . V : 5/4 P . 2V
T1 : T2 = 2 : 5
Jawaban: C

Sabtu, 26 Agustus 2017

Penyelesaian soal UN fisika tentang Peluruhan

Dibawah ini adalah penyelesaian soal Ujian Nasional fisika SMA tentang peluruhan. Pembahasan soal ini dapat digunakan sebagai bahan belajar untuk menghadapi UN dan ujian lainnya.

Nomor 1 (UN 2016)
Perhatikan gambar grafik peluruhan!

Grafik peluruhan

Jumlah massa yang belum meluruh setelah 12 jam adalah...
A. 50 gram
B. 70 gram
C. 100 gram
D. 125 gram
E. 150 gram

Pembahasan
Diketahui:
N0 = 800 gram
T1/2 = 4 jam
t = 12 jam
Ditanya: N yang belum meluruh?
Jawaban:
N = N0 (1/2)t/T1/2
N = 800 gram (1/2)12/4
N = 800 gram (1/2)3 = 100 gram
Jawaban: C

Nomor 2 (UN 2016)
Perhatikan peluruhan suatu radioaktif tertentu berikut!.

Contoh grafik peluruhan radioaktif

Massa zat radioaktif yang tersisa setelah meluruh selama 40 sekon adalah.....
A. 3,125 gram
B. 6,25 gram
C. 8,50 gram
D. 15,25 gram
E. 20,50 gram

Pembahasan
Diketahui:
N0 = 100 gram
t = 10 s maka N = 50 gram
t = 20 s maka N = 25 gram
Ditanya: N ketika t = 40 gram
Jawab:
Berdasarkan grafik diatas terlihat, zat radioaktif tersisa setengahnya setelah 10 s.
t = 0, N = 100 gram
t = 10 s, N = 50 gram
t = 20 s, N = 25 gram
t = 30 s, N = 12,50 gram
t = 40 s, N = 6,25 gram
Jawaban: B

Rabu, 23 Agustus 2017

Penyelesaian soal UN tentang energi reaksi inti

Dibawah ini adalah penyelesaian soal Ujian Nasional fisika tentang energi reaksi inti. Pembahasan soal ini dapat digunakan sebagai bahan belajar untuk menghadapi UN dan ujian lainnya.

Nomor 1 (UN 2016)
Perhatikan reaksi inti berikut!.
2 2He32He4 + 2 1H1. Jika diketahui massa:
He4 = 4,003 sma
He3 = 3,017 sma
H1 = 1,008 sma
(1 sma setara dengan energi 931 MeV), maka energi yang dilepas pada reaksi tersebut adalah....
A. 2794,860 MeV
B. 952,413 MeV
C. 95,655 MeV
D. 13,965 MeV
E. 11,761 MeV

Pembahasan
Energi pada reaksi inti:
E = (massa pereaksi - massa hasil reaksi) 931 MeV
E = (2 m 2He3 - [m 2He4 + 2 m 1H1]) 931 MeV
E = (2 . 3,017 - [4,003 + 2 . 1,008]) 931 MeV
E = (6,034 - 6,019) 931 MeV
E = 13,965 MeV
Jawaban: D

Nomor 2 (UN 2016)
Perhatikan reaksi inti berikut!
3Li7 + 1H1 → 2 2He4
Massa 3Li7 = 7,0178 sma, massa 1H1 = 1,0078 sma, massa 2He4 = 4,0038 sma dan 1 sma = 931 MeV. Energi yang dihasilkan pada reaksi tersebut adalah...
A. 9,582 MeV
B. 16,758 MeV
C. 24,628 MeV
D. 32,257 MeV
E. 37,245 MeV

Pembahasan
Energi pada reaksi inti:
E = (massa pereaksi - massa hasil reaksi) 931 MeV
E = ([3Li7  + 1H1] - 2He4) 931 MeV
E = ([7,0178 + 1,0078] - 2 . 4,0038) 931 MeV
E = (8,0256 - 8,0076) 931 MeV
E = 16,758 MeV
Jawaban: B

Selasa, 22 Agustus 2017

Contoh soal UN tentang Lup & penyelesaiannya

Pembahasan soal lup

Dibawah ini adalah pembahasan soal Ujian Nasional fisika SMA tentang Lup. Lup atau kaca pembesar adalah alat untuk melihat benda-benda kecil agar terlihat besar. Pembahasan soal ini dapat digunakan sebagai bahan belajar untuk menghadapi UN dan Ujian lainnya.

Nomor 1 (UN 2016)
Seorang petugas pemilu mengamati keaslian kartu suara dengan menggunakan Lup berkekuatan 10 Dioptri, jarak baca normal petugas 25 cm. Perbesaran anguler maksimum yang diperoleh pada pengamatan mata berakomodasi maksimum adalah....
A. 2 kali
B. 2,5 kali
C. 3 kali
D. 3,5 kali
E. 10 kali

Pembahasan
Diketahui:
D = 10 Dioptri
Sn = 25 cm
Ditanya: M (mata berakomodasi maksimum)
Jawab:
Hitung terlebih dahulu fokus Lup
D = 1 / f maka f = 1/D = 1/10 = 0,1 m = 10 cm
Jadi
M = (Sn/f) + 1
M = (25/10) + 1 = 2,5 + 1 = 3,5 kali
Jawaban: D

Nomor 2 (UN 2016)
Seorang tukang arloji bekerja dengan memakai lup yang berkekuatan 12,0 dioptri. Jika pengamatan dilakukan dengan mata berakomodasi maksimum, maka perbesaran sudut lup adalah ... (Sn = 25 cm)
A. 4,1 kali
B. 4,0 kali
C. 3,1 kali
D. 2,1 kali
E. 1,5 kali

Pembahasan
Diketahui:
D = 12,0 dioptri
Sn = 25 cm
Ditanya: M (mata berakomodasi maksimum)
Jawab.
Hitung terlebih dahulu fokul lup
f = 1/D = 1/12 = 0,08 m = 8 cm
Maka
M = 25/8 + 1 = 4,1 kali
Jawaban: A

Minggu, 20 Agustus 2017

Contoh soal UN perpindahan kalor konduksi & penyelesaian

Dibawah ini adalah pembahasan soal Ujian Nasional fisika tentang perpindahan kalor secara konduksi. Pembahasan soal ini dapat digunakan sebagai bahan belajar menghadapi UN dan ujian lainnya.

Nomor 1 (UN 2016)
Dua batang logam P dan Q yang mempunyai panjang dan luas penampang sama disambung menjadi satu pada salah satu ujungnya dan pada ujung-ujung lain dikenakan suhu berbeda seperti gambar.

Dua logam P dan Q disambung

Bila konduktivitas termal logam P = 4 kali konduktivitas logam Q, maka suhu pada sambungan kedua logam saat terjadi keseimbangan termal adalah...
A. 120oC
B. 100oC
C. 90oC
D. 80oC
E. 60oC

Pembahasan
Diketahui
kP = 4 kQ
Tp = 25oC
Tq = 200oC
Ditanya: T
Jawab:
Pada saat kedua logam disambung maka laju kalor konduksi kedua logam sama, sehingg
Hp = Hq
kp . Ap . ΔTp / Lp = kq . Aq . ΔTq / Lq
Karena panjang dan luas penampang logam sama maka hubungannya menjadi:
kp . ΔTp = kq . ΔTq
4kq (T - Tp) = kq (Tq - T)
4 (T - 25) = 200 - T
4T - 100 = 200 - T
4T + T = 200 + 100
5T = 300
T = 60oC
Jawaban: E

Nomor 2 (UN 2016)
Dua buah logam A dan B memiliki luas penampang dan panjang yang sama seperti gambar.

Contoh soal perpindahan kalor secara konduksi

Jika koefisien konduksi termal logam A = 2 kali koefisien konduksi termal logam B, maka suhu tepat pada sambungan kedua logam adalah...
A. 20oC
B. 30oC
C. 40oC
D. 60oC
E. 80oC

Pembahasan
Diketahui
kA = 2 kB
TA = 20oC
TB = 80oC
Ditanya: T = ...
Jawab:
Pada saat kedua logam disambung maka laju kalor konduksi kedua logam sama, sehingg
HA = HB
kA . AA . ΔTA / LA = kB . AB . ΔTB / LB
Karena panjang dan luas penampang logam sama maka hubungannya menjadi:
kA . ΔTA = kB . ΔTB
2kB (T - TA) = kB (TB - T)
2 (T - 20) = 80 - T
2T - 40 = 80 - T
2T + T = 80 + 40
3T = 120
T = 40oC
Jawaban: C